What Is Your Next Plan? Sebuah pertanyaan yang selalu menggaung di benak setiap orang setelah lulus dari perkuliahan. Banyak orang mungkin akan mengalami krisis “20 tahunan” , umur 20 tahun ini adalah satu umur yang kritis dalam perjalanan hidup seseorang. Di masa ini kita beranjak dari masa yang remaja ke masa dewasa seutuhnya. Kita sendirilah yang harus memutuskan arah perjalanan hidup kita dimana semuanya harus dimulai dari upaya untuk mencari apa sih sebenarnya potensi saya dan pada akhirnya mengembangkannya sesuai dengan ilmu yang sudah didapatkan.
Di masa ini pula kita dituntut untuk “become some one different”. Tentunya menuju ke arah yang lebih positif. Banyak diantara kita akan memasuki dunia kerja yang tentunya memang menuntut kedewasaan yang lebih dan managemen diri dan waktu yang berbeda dari sebelumnya. Para employer tentu tidak akan menerima alasan yang tidak profesional, di mata mereka siapapun kita dan bagaimanapun kita yang penting kita dapat melakukan performance kerja yang sebaik baiknya. Oleh karena itu learning by doing benar benar menjadi senjata utama bagi kita yang mau maju.
Dunia karir memang penuh dengan perjuangan. Pertentangan antara kariri dan kepentingan pribadi memang kadang tak terelakkan. Belum lagi adaptasi yang harus dilakukan dengan secepat mungkin dengan lingkungan kerja yang baru. Mungkin terkadang “dunia tak selamanya indah’ tapi justru disinilah dituntut keluwesan dalam bersikap sehingga kita dapat diterima dimanapun.
Setelah mengalami sendiri memasuki dunia kerja secara nyata, ternyata tidak semua orang yang masuk kerja sudah menjadi orang yang benar-benar pintar dalam hal tersebut, terkadang saya jumpai orang orang yang benar benar baru dalam bidang tertentu, tapi mereka memiliki kelebihan yaitu kemauan keras untuk belajar dan beradaptasi dengan baik. Tak selang beberapa lama, saat saya bertemu kembali dengan mereka, mereka sudah menjadi orang orang yang cukup handal di bidang tersebut. Persaingan di duni kerja memang ketat, jadi setiap orang dituntut untuk selalu mengembangkan kemampuannya dengan diimbangi dengan menjalin networking dengan baik. Yah sekali kali kita bisa hang out dengan teman sekantor atau teman bisnis lain untuk menjalin relasi.
Sebenarnya semua kemampuan yang kita butuhkan di dunia kerja seperti kamampuan komunikasi dan kepemimpinan bisa diasah sejak di bangku kuliah, jadi untuk teman-teman yang masih kuliah tetep semangat mengikuti organisasi yang banyak ditemui di lingkungan kampus. Mungkin efeknya memang baru terasa di dunia nyata setelah kita lulus dari bangku perkuliahan. Sempat nyesel juga kenapa dulu nggak begitu aktif di organisasi. Tapi apapun itu life must go on, jadi mulai sekarang kita harus terus memacu semangat dalam diri untuk selalu mengembangkan diri dan selalu mengasah kelebihan yang terdapat dalam diri kita. Setiap orang diciptakan dengan keunikannya masing-masing jadi yang perlu kita lakukan adalah menemukan keunikan itu dan memperlihatkannya kepada dunia.
Semoga hidup kamu semakin berwarna dan mari kita selalu berusaha untuk memberikan lebih banyak warna dalam hidup kita. Your future lays on your own hands. Kita semua punya pilihan…

